Tampilkan postingan dengan label Testimoni. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Testimoni. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Desember 2014

Solusi Tepat Mengatasi Aki Tekor

Selamat berjumpa kembali dengan Amantodm.blogspot.com. Kali ini saya mau membagikan satu tips untuk mengatasi Aki MF yang sudah mulai tekor.

Motor merupakan kendaraan yang sangat fleksible dan banyak digunakan sebagai alat transportasi di berbagai belahan bumi ini. Dengan kata lain bahwa motor masuk dalam kategori penting untuk pergerakan manusia di muka bumi ini.

Secara umum motor terdiri dari dua bagian penting, yaitu bagian mekanik dan bagian kelistrikan. Khusus untuk bagian kelistrikan dari motor, ada satu komponen yang namanya Aki. Aki ini mempunyai fungsi vital untuk motor. Fungsinya antara lain : menghidupkan motor starter atau yang biasa kita sebut electrict starter, memfungsikan klakson atau horn, lampu tanda belok kiri dan kanan, dll. Banyak bukan fungsi dari Aki untuk satu unit motor Anda?

Tips kali ini sebenarnya tidak murni hasil penemuan saya. Ini adalah saran dari seorang teman dari Surabaya. Kebetulan ia adalah seorang supir yang jarus ngurusin beberapa mobil majikannya. Ceritanya suatu waktu salah satu mobil majikan tersebut tidak bisa distarter. Kebetulan saya sedang ada di sana. Alhasil, dia melontarkan solusi ini yang padsa awalnya saya kurang percaya.

Sekembalinya dari Surabaya, saya ketemu kembali dengan motor Bajaz Pulsar 180dts-i milikku. Ternyata setelah hampir dua bulan saya tinggalkan, motor ga bisa diklakson, apalagi di starter listrik. Seminggu lamanya saya menghidupkan Motor dengan cara manual. Wahhhhh.... Capek benar menghidupkan si Bajaz Pulsar 180 ini. Akhirnya saya berfikir untuk mencoba solusi yang disarankan teman tadi. Bagaimana solusinya?

Sahabat reader amantodm.blogspot.com tentu tahu pendingin ruangan atau yang kita kenal dengan nama AC bukan? Setiap AC Pasti ada air pembuangannya yang dilaurkan dengan menggunakan slang. Air buangan ini biasanya menetes sedikit demi sedikit. Ternyata air buangan AC ini dapat kita pakai untuk menambah cairan di Àki berjenis MF, atau yang kita kenal sebagai Aki Kering.

Berikut ini langkah-langkahnya:

Pertama tampung air AC dengan menggunakan botol Air mineral, setelah penuh buang air tampungan yang pertama tadi. Lalu ulangi sekali lagi.

Kedua buka penutup cairan Aki, lalu tuangkan air tampungan tadi secukupnya.
Ketiga, tutup kembali Akinya.

Hidupkan motor secara manual barang sehari agar Akinya terisi kembali, mimimal sehari.. Tujuannya agar akinya terisi kembali. Dan Aki pun siap dipakai untuk menghidupkan starter listrik.

Tips ini sudah saya praktekkan dan hasilnya josssss. Selamat mencoba kawan.

Jumat, 28 Januari 2011

Kehamilan adalah Anugerah

Kehamilan adalah satu momen yang ditunggu-tunggu oleh wanita dewasa. Banyak wanita yang sudah menikah bertahun-tahun namun belum juga berhasil hamil. Hal serupa sempat kami alami. Setelah pernikahan kami melewati tahun pertama dan tanda-tanda kehamilan belum terlihat, orang-orang terdekat mulai gusar.
Mendekati tahun kedua, teman-teman dan sahabat terdekat, bahkan keluarga mulai meragukan apakah kami ini mandul. Sebagai manusiayang masih tinggal dalam tubuh yang terdiri dari darah dan daging ini, terkadang kami merasa goyah juga. Namun syukur kepada Tuhan. Firman-Nya memberi kekuatan dan meneguhkan hati kami untuk tetap berharapkepada-Nya. Alhasil, bulan Oktober 2010 istri ku tercinta Tuhan anugerahkan mengandung anak pertama kami. Minggu ini, kehamilannya genap 4 (empat) bulan. Puji TUHAN.

Semoga tulisan ini memberkati Anda dan pasangan.

Rabu, 26 Januari 2011

Mengerem Tanpa Harus Slip

Saya ingin membagikan pengalaman selama berkendara dengan menggunakan motor Bajaj Pulsar 180 dtsi. Menurut pengalaman saya, mengerem laju motor pulsar bukanlah satu hal yang menakutkan. Namun bukan berarti dapat disepelekan begitu saja. Saya sudah mengendarai Motor Bajaj Pulsar 180 dts-i dengan plat no Polisi B 6108 FML  dari bulan September 2007 sampai hari ini. 

Pertama sekali mengendarai motor ini, saya menggunakan ban asli bawaannya. Ban ini saya gunakan selama dua tahun untuk menjelajahi jalur Jakarta - Puncak, Jakarta - Serang, dan Jakarta - Bekasi. Kondisi medan  jalan yang saya pernah lewati adalah jalan aspal hotmix, aspal kasar, beton, lumpur dan tanah. Selama dua tahun itu, saya tidak pernah mengalami slip atau terjatuh setelah mengadakan pengereman. Perlu saya beritahukan bahwa saya bukanlah orang yang suka dengan kecepatan rendah (bukan untuk menyombongkan diri). Rata-rata kecepatan saya berkendara adalah minimal 70 km/jam. 

Senin, 27 Desember 2010

TUHAN YANG SETIA

Syukur kepada TUHAN YESUS KRISTUS yang telah memberikan penghiburan kepada saya dan keluarga. Setelah melewati masa-masa sulit dalam tahun pertama pernikahan kami, Dia selalu membuktikan penyertaan-Nya bagi kami. Tahun ini, dua tahun sudah kami (saya dan Istri) menikah, TUHAN semakin membuat kami takjub akan kesetiaan-Nya . Apa pun yang kami alami, Dia tidak pernah membiarkan kami berjalan sendiri. Malam ini, ketika saya dan istri sedang makan di jalan Gajah Mada, saya kaget dengan kehadiran-Nya. Tuhan ku menjamah hati ku. Ia mengingatkanku akan berkat terbesar yang kami rindukan selama hampir dua tahun ini. Anak yang ada dalam kandungan istriku. Anak ini adalah anak berkat bagi kami. Pernah istri saya berpikir untuk mengikuti saran dari teman-temannya untuk mengikuti program kehamilan. Setelah mendengar saran tersebut, tiga bulan lalu istri sempat mengatakan kepada saya agar kami mengikutinya bulan Januari 2011. Mendengar perkataan istri tersebut, saya mengingatkan istri akan janji berkat Tuhan atas pernikahan. Saya mencoba mengutip kisah tentang Rahel yang memintakan anak kepada Yakub. Dalam kisah tersebut, Rahel merengek-rengek kepada Yakub untuk memintakan anak. Melihat istri yang dikasihinya itu, Yakub menjawab : "Allahkah aku, sehingga engku meminta anak kepadaku?" Dari kasus ini, saya mendapat pesan bahwa Allahlah yang sanggup memberikan kehidupan dalam rahim seorang ibu. Oleh karena itu, saya mengatakan kepada istri, apakah kita harus menyerah karena kamu belum hamil? 
Sejak saat itu, saya semakin menaruh pengharapanku kepada TUHAN-ku. Setiap malam saya berdoa dan menumpangkan tangan ke atas rahim istriku. Suatu hari (sekitar bulan Agustus 2010) saya mendapatkan pesan dari TUHANku bahwa istriku terakhir menstruasi bulan September 2010. Mendengar nubuatan itu, istriku sepertinya tidak yakin. Suatu hari di bulan Oktober 2010, waktu pulang dari kebaktian umum dua saya dan istri bertemu dengan Pendeta  Jitro atau yang dikenal opa The. Waktu bertemu opa, seperti biasanya kami menyapa beliau dan berjabat tangan dengannya. Di sela-sela percakapan kami, opa bertanya kepada istri apakah istri sudah hamil. Mendengar pertanyaan itu, istri menjawab : "belum opa, doakan iya opa." Kemudian Opa The berkata : "bulan depan kamu hamil, kembar." Luar biasa, TUHAN-ku dasyat. Pada tanggal 5 November 2010 (hari Jumat jam 1 siang) istriku harus masuk rumah sakit Royal Taruma. Padahal hari Senin (tanggal 8 November 2010) harus berangkat ke Jawa Tengah dalam rangka tugas dengan naik pesawat. Oleh karena keadaan istri yang masih di rawat di Rumah Sakit, Istri tidak jadi berangkat. Namun satu keanehan terjadi, dimana Dokter Lita yang merawatnya mengijinkannya pulang dari setelah jam 1 siang pada tanggal 8 November tersebut, dengan catatan bahwa tanggal 10 harus chek up kembali. 


Tanggal 10 November 2010, pagi-pagi sekitar jam 6 pagi istri merasakan ada sesuatuyang aneh pada dirinya. Ia merasa mual dan pusing. Melihat tanggalan tersebut, menurut yang biasanya setiap bulan, seharusnya  istri sudah menstruasi hari itu. Namun tidak ada tanda-tanda itu, melainkan pusing dan mual-mual. Mendengar keluhan istri,saya menyarankan agar ia test urin dengan testpek. Istri saya pun melakukannya, dan hasilnya "positip". Melihat hasil test tersebut, istriku belum percaya. Saya langsung berkata kepadanya, "kamu hamil!" Puji TUHAN!! Istriku masih belum percaya. 


Setelah ia mandi, jam delapan saya mengantarkannya ke Rumah sakit Royal Taruma untuk chek up sesuai dengan saran dokternya. Sebelum ke tempat dokter Lita, Istri terlebih dahulu ke bagian kebidanan untuk chek dan konsultasi kehamilan. Kemudian Dokter menyarankannya untuk di USG. Dari hasil analisa, Dokter menyimpulkan bahwa Istriku sudah hamil empat minggu empat hari. Amazing.....! TUHAN YESUS Dasyat.

Kamis, 09 Desember 2010

Masalah Bajaj PULSAR 180 dtsi

Ini adalah kelanjutan dari persoalan Motor Bajaj 180dts-i milikku yang saya ceritakan sebelumnya. 

Setelah tiba di Jakarta, saya mencoba mengecek beberapa artikel yang mengulas masalah Bajaj Pulsar 180dts-i. Rata-rata persoalannya adalah seputar matinya kelistrikan setelah mengganti AKI dari aki basak ke jenis Maintenance Free. Namun saya tidak yakin bahwa sumber permasalahannya adalah pada pertukaran AKI tersebut. Karena menurut data kelistrikan di buku manual, data aki baru tersebut semua sama. Artinya

Rabu, 07 Juli 2010

Mother

M is for the many things she gave me,
O means only that she's growing old,
T is for the tears she shed to raise me,
H is for her heart of purest gold,
E is for her eyes with lovee light shining,
R means right and right she'll always be!
put it all together they spell MOTHER!
a word that means the world to me.:)

Senin, 19 April 2010

Mama, Ayah, saya merindukan Kalian!


















Mama dan Ayah, kalian adalah tokoh terbesar dalam hidupku. Tanpa kalian saya tidak mungkin ada seperti sekarang ini. terima kasih mama dan ayahku tercinta.




















Dari kecil kecil hingga aku besar seperti sekarang ini, kalian tetap menyatakan kasih sayang yang penuh kepada saya. Sekali pun hidup begitu berat, tetapi tiada kata menyerah bagi kalian. Kalian adalah orang tuaku yang tiada duanya bagi saya.





















Terima kasih mama, terima kasih ayah untuk semua kasih dan sayang kalian dalam hidup saya.

Terima Kasih Mama

Oh, oh mama,
mama yang kusayang,
aku cinta pada mama seorang

hanyalah mama yang slalu mengasih
kasih mama kasihnya yang sejati

mama yang tercinta
mama yang tersayang
mama yan terscinta
mama tersayang.

Jumat, 14 November 2008

Kepadamu wahai Ibunda Tercinta


Ibu.... itulah panggilan yang kuberikan kepadamu
Wahai engkau yang telah mengijinkanku ada di dalam kandunganmu,
Banyak derita yang engkau alami selama mengandungku....

Engkau tetap sabar sekali pun keberadaanku menggangu ketenanganmu...

Rabu, 11 Juni 2008

Hatiku Sedih dan Jiwaku Semakin Berharap kepada TUHAN


Setelah peristiwa kemarin malam, saya susah tidur karena masih terbayang bagaimana jatuhnya orang yang menabrakku dari belakang. Saya tahu pasti hanya TUHAN YESUSlah yang menyelamatkan nyawanya sehingga ia tidak tergilas oleh pengendara motor lain yang ada di belakangnya. Namun saya masih bertanya, mengapa ini harus saya alami. mengapa ada orang-orang yang suka menabrakku dari belakang. Padahal saya sudah berusaha untuk tidak membuat orang lain celaka, namun masih ada saja orang yang kurang waspada. Mengapa....? TUHAN.... terima kasih karena ENGKAU tidak menyerahkan hamba-Mu ke dalam tragedi yang tidak dapat kutanggung. Sungguh hatiku sedih mengapa banyak sekali orang-orang yang kutemukan di jalan raya yang kemampuannya hanya sekedar berkendara, tetapi kurang memperhitungkan gerakan-gerakannya.
Dua kali sudah Engkau memperingatkan dan menyelamatkan hamba dari kecelakaan. Hatiku sungguh bersyukur yan TUHAN. Terpujilah nama-Mu ya TUHAN-ku dan RAJA-ku YESUS JURUSELAMATKU.

WASPADA ITU TIDAK MUDAH


Berkendara di jalan raya Jakarta dan sekitarnya merupakan satu tantangan tersendiri. Banyak keunikan orang berkendara yang dapat kita temukan di situ. Berkendara di jalanan seperti ini mengharuskan setiap orang yang melintasinya harus extra waspada.

Waspada yang artinya berjaga-jaga dengan melibatkan totalitas kesadaran semua indera kita. Sepanjang perjalanan yang pernah saya lalui di jalan raya , terlalu sering saya melihat kecelakaan yang disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain :

1. Faktor ketidak-layakan kendaraan untuk jalan.
2. Faktor kesalahan manusia, termasuk pengendara dan mau pun pejalan kaki.
3. Faktor Struktur jalanan yang rusak parah.

Siapakah yang patut dipersalahkan dalam situasi tersebut? Menurut saya, tidak ada gunanya saling menuding dan mempersalahkan orang lain. Karena di samping ketiga faktor di atas, ada faktor lain yang menjadi pemicu terjadinya kecelakaan di jalan raya, yaitu kurangnya kewaspadaan pengguna jalan raya.

Pertanyaannya adalah : "Adakah saya sudah sungguh-sungguh waspada?
  1. Apakah saya sudah waspada dengan diri saya sendiri, yang artinya adakah saya menguasai diri saya sehingga tidak menjadi sumber kecelakaan terhadap orng di sekitar saya?
  2. Apakah saya sudah waspada terhadap gerak-gerik pengendara di sekitar saya?
  3. Apakah saya sudah waspada terhadap kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi selama berkendara, dan apakah saya dengan penuh kesadaran dapat dengan tenang sehingga dapat memikirkan bagaimana menangkal kecelakaan yang mungkin dapat terjadi sewaktu-waktu?

Selasa, 10 Juni 2008

AKU BERSYUKUR KARENA YESUS JURUSELAMATKU



Setelah peristiwa kemarin malam, saya susah tidur karena masih terbayang bagaimana jatuhnya orang yang menabrakku dari belakang. Saya tahu pasti hanya TUHAN YESUSlah yang menyelamatkan nyawanya sehingga ia tidak tergilas oleh pengendara motor lain yang ada di belakangnya. Namun saya masih bertanya, mengapa ini harus saya alami. mengapa ada orang-orang yang suka menabrakku dari belakang. Padahal saya sudah berusaha untuk tidak membuat orang lain celaka, namun masih ada saja orang yang kurang waspada. Mengapa....? TUHAN.... terima kasih karena ENGKAU tidak menyerahkan hamba-Mu ke dalam tragedi yang tidak dapat kutanggung. Sungguh hatiku sedih mengapa banyak sekali orang-orang yang kutemukan di jalan raya yang kemampuannya hanya sekedar berkendara, tetapi kurang memperhitungkan gerakan-gerakannya. Dua kali sudah Engkau memperingatkan dan menyelamatkan hamba dari kecelakaan. Hatiku sungguh bersyukur yan TUHAN. Terpujilah nama-Mu ya TUHAN-ku dan RAJA-ku YESUS JURUSELAMATKU.

Senin, 09 Juni 2008

Cerita Perjalanan Hari Ini


Hari ini tanggal 9 Juni 2008, jam 15.30 WIB saya berangkat ke Depok untuk menjumpai Bapak Mulyanto dan mengambil foto-foto Wisuda STTE 29 Mei 2008. Perjalanan ke Depok tidak ada masalah. Sepanjang jalan sangat menyenangkan. Pada jam 16.30 WIB saya tiba di Depok Mall. Karena jam untuk bertemu masih sekitar dua setengah jam lagi, waktu yang masih sisa saya gunakan untuk istirahat di atas motor alias tidur.




Sekitar jam 18.00 saya pun terbangun, dan kemudian saya masuk ke dalam mall untuk repress. Tidak berapa lama saya ada di dalam Mall dan sebuah jaket menarik perhatian saya dan kemudian saya beli. Setelah itu, saya kembali ke motor dan membaca buku "Rahasia pernikahan Kristen." Puji TUHAN, akhirnya pak Mulyanto dan keluarga datang juga. Kemudian beliau memberikan foto-foto tersebut, dan kemudian kami berpisah.

Saya pun melanjutkan perjalanan saya ke Jakarta. Perjalanan kali ini pun terasa masih menyenangkan. Namun ketika saya tiba di Salemba, tepatnya di perapatan lampu merah Salemba dan Raden Saleh, hati seolah merasa ada yang tidak beres.

Pada waktu lampu merah berubah menjadi hijau, saya pun jalan bersama pengguna jalan lainnya. Eeps.... tiba-tiba ada orang menyeberang di depan Optik melawai, tapi bukan di jembatan penyeberangannya, melainkan di jalan raya alias di bawah jembatan penyeberangan. Alhasil ... ciiiitttt......pengendara motor di depan saya tiba-tiba mengerem, dan saya pun turut mengerem dari pada menabrak pengendara di depan saya yang mencoba menghindari tabrakan dengan penyeberang tadi......! Weleh.. weleh... Buta kali ya.... atau tidak pernah belajar apa gunanya jembatan penyeberangan? Memang tepatlah bunyi spanduk yang pernah dibuat oleh Pemda DKI pertengahan tahun 2007 yang isinya "Hanya orang bodoh yang tidak tahu untuk apa jemabtan penyeberangan ini di bagun?" Eeeehhhh ..... di belakang saya dengan gaya pembalab coba menabrak ban belang saya dan jatuh terguling-guling. Waduh...! saya melihat gaya jatuhnya pasti ditabrak sama pengendara lainnya..... sekali lagi... PUJI TUHAN YESUS. Dugaan saya tidak terbukti. Pembalap ini selamat.

Karena merasa kasihan, saya pun berusaha menolongnya. namun setelah saya menolongnya, bapaknya dan tetangganya datang. Bapaknya coba memeras saya untuk minta ganti rugi, tapi karena saya memang tidak salah, saya sempat terpancing dan membentak si bapa, sambil berkata.... "pak, saya tidak bersalah... saya ditabrak anak bapak dari belakang. Kalau saya mau lari bisa saja, tapi saya tidak lakukan karena saya masih punya hati nurani. Kalau bapak minta ganti rugi, bapak tidak punya hak. Kalau saya mau bantu bapak untuk memperbaiki motor anak bapak, itu karena saya mau, kalau pun saya tidak mau bantu bisa saja. bapak tahu itu? Bapak itu pun diam dan akhirnya berkata "terserah kamu saja."